banner 728x250

Bunda Paud Provinsi dan Kabupaten Dikukuhkan

  • Bagikan

KABAR LUWUK, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura secara resmi melantik dan mengambil sumpah Dr. Hj. Vera Rompas Mastura S.Sos, M.Si sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah periode 2021-2024 berdasarkan SK Gubernur No. 421.1/246.3/Disdikbud-G.ST/2021 dan dr. Verna Gladies Merry Inkriwang sebagai Bunda Paud Kabupaten Poso berdasarkan SK Gubernur Nomor 421.1/343/Dis.Dikbud-G.ST/2021, ditandai dengan pemasangan pin dan selendang bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Jl. Moh. Yamin, Kamis 7 Oktober 2021.

Selanjutnya, Bunda Paud Provensi Dr. Hj. Vera Rompas Mastura S.Sos, M.Si mengukuhkan dan mengambil sumpah  Ir. Hj. Syamsuarni, SE, MM sebagai Bunda Paud Kabupaten Banggai, Ir. Waode Safia Sofyan, M.Si sebagai Bunda Paud Kabupaten Banggai Laut, Febriyanthi H. Dj. Delis, S,Si.Apt sebagai Bunda Paud Kabupaten Morowali Utara, Azizah Irwan Lapata sebagai Bunda Paud Kabupaten Sigi dan Femmy Luther Lahay, SKM sebagai Bunda Paud Kabupaten Tojo Una-una. Dilanjutkan dengan pemasangan pin dan selendang.

Bunda Paud Hj. Vera Rompas juga melantik pengurus kelompok kerja (Pokja) berdasarkan SK Gubernur No. 421.1/241/Disdikbud-G.ST/2021. Adapun susunan pengurus Pokja Bunda Paud Sulteng periode 2021-2024 ; Pembina ; Gubernur Sulawesi Tengah dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Penanggung jawab ; Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos, M.Si, Hj. Halima Amir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah dan Kepala BP Paud dan Dikmas Sulteng.

Ketua ; Dra. Hj. Shofyatun A Rahman, M.Pd, Wakil Ketua ; Suhartini, ST dan H. Salehuddin SP, M.Si, Sekretaris ; Dasman Lamasiara. S.Pd, M.Si, Wakil Sekretaris ; Besse Nirmala, S.Pd, M.Pd dan Nurmalia, S.Pd, Bendahara ; Rahma Ramli, S.Pd dan Hj. Salwa S.Sos. serta masing-masing pengurus bidang.

Bunda Paud Provinsi Hj. Vera Rompas Mastura dalam sambutannya menyampaikan selamat bertugas kepada pengurus Pokja dan Bunda Paud Kabupaten yang baru dilantik dan mempunyai peranan yang sangat strategis. “Harapan saya para Bunda Paud segera membentuk Pokja Bunda Paud kabupaten,” jelasnya.

Dirinya berharap Bunda Paud Kabupaten/Kota menggerakkan semua komponen dan sumber daya yang ada di wilayah masing-masing walau disadari Bunda Paud adalah profesi sukarela, bekerja ikhlas sebagai motor penggerak dalam mendorong semua komponen di masyarakat. Bunda Paud disemua tingkatan harus bisa bekerjasama dengan instansi terkait agar dapat menyiapkan layanan Paud yang berkualitas. “Banyak mitra kita seperti Posyandu, TP PKK, Pos Paud, Himpaudi, IGTKI, Gop TKI Igra, Dinas Kesehatan, Dikjar, BKKBN, Kemenag dan organisasi sosial keagamaan,” sebutnya.

Dirjen Jumeri, S.STP, M.Si mengawali sambutannya dengan pantun ‘Anak kecil melompat-lompat kegirangan melihat Angsa, Bunda Paud sungguh hebat berjuang demi suksesnya anak bangsa’. Menurut Dirjen guna meningkatkan pendidikan ada yang namanya merdeka belajar yaitu program yang memberi kemerdekaan kepada satuan satuan pendidikan, kepada kepala sekolah, kepada guru untuk melakukan improvisasi, melakukan langkah-langkah untuk inovasi dalam pembelajaran untuk kepentingan dan kemajuan peserta didik.

“Untuk jenjang PAUD ada program yang namanya merdeka bermain. Anak-anak pada jenjang Paud merdeka belajar sambil bermain,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Dirjen ada tiga program besar pendidikan yang diperjuangkan bersama-sama dengan pemerintah daerah baik ditingkat provinsi maupun kabupaten kota berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014. Dalam pelaksanaan pelayanan pengelolaan pendidikan dasar dan menengah, pemerintah daerah bertugas menyusun norma standar prosedur dan kriteria (NSPK) yang digunakan untuk melayani pendidikan.

Program besar dimaksud ; pertama akses-akses pendidikan akan semakin luas dan merata, kedua mutu dan yang ketiga adalah pelayanan pendidikan yang bermutu dan merata.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura terlebih dahulu menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan Bunda PAUD serta pelantikan kelompok kerja.

Menurut gubernur pembinaan dan pendidikan terhadap anak usia dini memerlukan pendidikan  yang halus tidak kasar guna menciptakan generasi muda yang terbaik.

Gubernur juga meminta agar peningkatan gizi dan pola makan agar kasus stunting dapat ditangani terutama di daerah yang terdampak.

Gubernur berharap Sulawesi Tengah menjadi maju, sejahtera, kaya raya apalagi didukung oleh Hasil pertambangan yang beraneka ragam. Untuk itu diperlukan niat yang baik, ikhlas maka keberhasilan akan tercapai.

Usai pengukuhan dan pengambilan sumpah kepada Bunda PAUD dilanjutkan dengan audiens dan tanya jawab serta penentuan solusi dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Bunda PAUD Sulawesi Tengah dan kabupaten, Dirjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemendikbud Ristek RI serta pengurus inti Pokja.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *