banner 728x250

Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim Sarankan Bentuk Serikat Pekerja untuk Kesejahteraan Jurnalis

  • Bagikan

KABAR LUWUK, PALU – Ketua Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Indonesia, Sasmito Madrim menyarankan pembentukan serikat pekerja untuk memerjuangkan kesejahteraan masing-masing, sebagaimana Tri Panji AJI.

Itu diungkapkan Ketua AJI Indonesia, Sasmito Madrim saat membuka Konferensi Kota atau Konferta AJI Palu pada Sabtu, 4 September 2021.

Pada kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim mengatakan salah satu tujuan dari konferta ialah memerjuangkan harapan jurnalis yang terangkum dalam Tri Panji AJI.

Ia kemudian menjelaskan pemilihan tiga poin itu sebagai fokus perjuangan AJI Indonesia ke depannya, dikarenakan masih banyak kasus kekerasan jurnalis yang ngadat di kepolisian.

“Ada begitu banyak persoalan atau isu yang bisa kita perjuangkan termasuk birokrasi yang bobrok tapi agar maksimal kita fokuskan dulu perjuangan kita pada Tri Panji AJI,” terangnya.

Baca Juga  Mio vs CBR 150 di Desa Sinorang, Dua Korban Meninggal di Tempat

Terkait profesionalisme jurnalis, Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim mengungkapkan data terakhir dari Dewan Pers ternyata masih banyak laporan yang masuk di lembaga pers itu.

“Terakhir kami dapat informasi bahwa ada sekira 50 laporan terkait profesionalisme jurnalis yang masuk ke Dewan Pers,” ungkapnya.

Terakhir, Ia menyarankan agar seluruh jurnalis dapat membentuk serikat pekerja media untuk memerjuangkan kesejahteraan jurnalis.

“Jika tidak memungkinkan pembentukan serikat pekerja di media masing-masing, maka bisa membentuk serikat pekerja jurnalis yang tergabung dari seluruh media,” kata Sasmito.

Adanya serikat pekerja diharapkan dapat membantu jurnalis dalam menyuarakan kesejahteraannya dari setiap media yang ada.

Konferta AJI Palu

Sementara itu, Ketua AJI Palu Moh Iqbal memaparkan seyogyanya Konferta AJI Palu dilaksanakan pada Desember 2018.

Baca Juga  Wakil Gubernur Bacakan Pengantar Rancangan KUPA Serta PPAS-P 2021

Namun, karena adanya bencana alam yang menimpa Kota Palu dan sekitarnya sehingga kegiatan itu pun tertunda.

Saat panitia sudah terbentuk dan hendak melaksanakan konferta kembali, muncul penyebaran virus korona yang kemudian membuat sejumlah jurnalis juga terpapar.

Konferta pun harus tertunda kembali, hingga akhirnya bisa dilaksanakan hari ini, Sabtu 4 September 2021, melalui virtual zoom.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *