banner 728x250

Luar Biasa ” Kadis Dikbud Propinsi Sulteng Berikan Kenangan Terbaik “

  • Bagikan

” Memasuki Masa Purna Bakti, Kadis Dikbud Luncurkan Aplikasi Smart ASN dan Serahkan Kunci Kendaraan Dinas”

KABAR LUWUK, PALU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs H Irwan Lahace, M.Si secara resmi memasuki masa purna bakti yang ditandai dengan pelepasan atribut tanda pangkat oleh PLT Sekdaprov H. Mulyono SE Ak MM bertempat di Ruang Kerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 30/8/2021.

Selain pelepasan tanda jabatan, Drs.H. Irwan Lahace M.Si juga mengganti seragam dinas ASN dan menukarnya dengan seragam batik sekaligus menyerahkan kunci kendaraan dinas kepada PLT. Sekdaprov yang diteruskan kepada Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk digunakan kepada yang berhak.

Asrul, salah satu pejabat eselon III lingkup Dinas Pendidikan dan kebudayaan menyampaikan kesan selama Drs H. Irwan Lahace menjabat sebagai Kepala Dinas.

“Saya dan teman-teman sudah mengenal Pak Kadis sejak tahun 2017, selama kepemimpinan banyak suka dan duka dalam membesarkan organisasi pendidikan. kepemimpinan yang kami rasakan pada satu sisi beliau betul-betul menempatkan diri sebagai pimpinan tapi pada sisi yang lain juga menempatkan diri sebagai teman yang tidak ada sekat antara pimpinan dan kita bebas mengutarakan aspirasi.

Menurutnya, sebagai pimpinan, beliau menyampaikan keputusan secara tegas dan harus dilaksanakan, kemudian di satu sisi sebagai orang tua.

“Selama ini, hampir benar-benar kita leluasa bekerja, bebas mengeluarkan pikiran dan sebagainya, dalam berinteraksi sebagai manusia biasa yang tak luput dari kesalahan, kami atas nama teman-teman mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,”

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs H Irwan Lahace, M.Si didampingi Ketua PKK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengawali sambutan tentang wabah covid yang mengharuskannya senantiasa berpikiran kreatif.

Baca Juga  Pegadaian Luncurkan Aplikasi C- Talks Bagi Nasabah

Kadis H. Irwan Lahace juga menyampaikan apresiasi sekaligus memperkenalkan para pejabat eselon III yang telah mendampinginya dan berlatar belakang pendidikan S-3.

Apresiasi juga disampaikan kepada 400 orang rekan guru, 5.000 orang staf ASN dan 7000 orang honorer lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah.

Apresiasi juga disampaikan kepada panitia pelaksana, sehingga acara pelepasan dirinya yang memasuki masa purna bakti dirangkaikan dengan karya terakhir program aplikasi ASN smart yang berlangsung sederhana dengan penerapan protokol kesehatan.

Menurutnya, ide aplikasi ASN smart berangkat dari kejadian alam. Gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah yang akhirnya bisa membuat karya yang kreatif,” jelasnya.

Kadis H. Irwan Lahace juga menyampaikan kesuksesannya selaku pejabat eselon dua tak lepas dari dukungan gubernur, dari istri tercinta yang senantiasa menyemangati demikian pula masukan serta kritik dari pihak lain, ombudsman dan sebagainya.

“Saya tidak akan mungkin jadi begini kalau tanpa dukungan dari perempuan yang tegar yang kuat mendampingi saya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Kadis Pendidikan dan kebudayaan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Chwarismi Sindih S.Sos, MM menjelaskan penggunaan teknologi informasi yang menjadi landasan Dinas Pendidikan dan kebudayaan membangun satu layanan inovasi yaitu sistem aplikasi ASN smart.

Sebelum aplikasi tersebut, sekretariat Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah membangun sistem aplikasi kepegawaian dan sistem aplikasi penerima hibah pendidikan yang merupakan aplikasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan dan perkembangan sistem pengawasan dan pengelolaan manajemen kepegawaian.

Baca Juga  Desa Bongganan Gelar Sosialisasi Cegah Kekerasan terhadap Istri dan Anak

Menurut Sekretaris Dikbud, aplikasi ASN smart mencakup ; pembuatan laporan harian secara online, SK pangkat fungsional secara online, perpustakaan digital serta penyajian infografis kepegawaian dan sebagainya.

Lebih lanjut dikatakannya, sistem aplikasi akan mendorong Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah dapat mewujudkan program pemerintah melalui layanan satu pintu.

PLT. Sekdaprov H. Mulyono SE Ak MM mewakili Gubernur Sulawesi Tengah atas nama pribadi dan jajaran pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi, sekaligus menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang tulus kepada Drs H. Irwan Lahace, M.Si atas pengertian dan loyalitas yang telah diberikan selama menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Apa yang telah saudara sumbangkan baik berupa tenaga, pikiran, waktu dan Ide demi pelaksanaan tugas yang diemban akan bernilai ibadah di sisi Allah subhanahu wa ta’ala dan saya berharap nantinya saudara tetap menjaga kesehatan dan tetap produktif dalam berkarya bagi daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah,” sebut gubernur.

Gubernur berharap aplikasi smart ASN dapat mempercepat proses pelayanan dan pengurusan berkas berkas penting pegawai seperti absensi, laporan harian, pengurusan pangkat dan fitur kepegawaian lainnya khususnya bagi tenaga pendidik dan kependidikan tingkat SMA, MA, SMK, MAN dan swasta serta SLB yang tersebar di Sulawesi Tengah.

Jika dikaitkan dengan kebijakan PPKM aplikasi tersebut dinilai mendukung karena mengurangi mobilitas untuk tidak berkumpul dalam keramaian dan memudahkan penggunaannya untuk menulis sendiri berkasnya dari mana saja dan kapan saja selama terkoneksi dengan internet yang tentu dapat mencegah penularan virus dari orang ke orang dan secara tidak langsung dapat menghemat waktu dan tenaga pendidik karena tidak harus membawa berkas-berkas tersebut ke dinas untuk diproses di sisi lain pihak dinas juga terbantu karena dapat memonitor kinerja para tenaga pendidik dan kependidikan yang terdaftar dan tersebar di SMA SMK SLB Sulawesi Tengah.

Baca Juga  Jenazah Perempuan Warga Saribuana Toili Ditemukan Membusuk di Desa Kagitakan Lamala

“Olehnya setelah aplikasi ini, saya harap dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi yang menyuruh supaya tenaga pendidik dapat segera mengetahui dan terampil menggunakan serta dapat membantu bagi para penggunanya, saya juga berpesan agar seluruh perangkat daerah yang ada di provinsi Sulawesi Tengah juga memberikan inovasi pelayanan agar dapat mewujudkan program pemerintah pusat yakni pemerintah provinsi Sulawesi Tengah,” jelas PLT. Sekdaprov dalam sambutan gubernur.

Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh PLT. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Ombudsman Provinsi Sulawesi Tengah, Inspektur inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah, mewakili Kepala Badan kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, kepala LPMP Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BP PAUD, Sekretaris Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Para Kepala Bidang Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala UPT Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala cabang Dinas pendidikan wilayah 1, 2 hingga 6 Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi, Koordinator pengawas Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala SMA, SMK, SLB yang hadir secara langsung maupun secara virtual.**( IM).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *