banner 728x250

Menko Marves Pimpin Rapat Pembukaan Sektor Pendidikan, Begini Penyampaian Gubernur Sulteng

  • Bagikan

KABAR LUWUK, PALU – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia gelar Rapat Evaluasi mengenai Pembukaan Sektor Pendidikan selama Masa PPKM secara virtual, pada Jumat (26/8)

Kesempatan itu, Menko Marves Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan study Bank Dunia menunjukkan dampak besar dari pembelajaran jarak jauh akibat pandemi COVID-19.

“Apa yang terjadi sekarang ini (pembelajaran jarak jauh) akan memberikan dampak terhadap anak-anak kita,”sebutnya.

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota (Level I,II,III PPKM) membuka kembali Sektor Pendidikan kecuali daerah yang masih berada pada Level IV PPKM melalui daring.

“Mengembalikan anak-anak kembali ke sekolah menjadi prioritas, ke depan SDM adalah kunci supaya kita dapat bersaing di dunia,”ucapnya.

Baca Juga  Awali Operasi Patuh Tinombala 2021, Polres Banggai Bagi Stiker dan Masker

Selain Tenaga Pendidik, Menko Marves mengharapkan mahasiswa dan siswa tingkat menegah atas/pesanteran agar di vaksinasi COVID-19.

“Aktivitas risiko transmisi meliputi istirahat makan siang di ruang kelas dan tidak menerapkan physical distancing saat mengajar,”ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Sesuai protokol kesehatan, Menkes menyampaikan semua sekolah idealnya berventilasi terbuka dan durasi belajar mengajar dalam ruangan kelas perlu di atur.

Ia mengharapkan agar satuan pendidikan membentuk Tim Satgas COVID-19 guna memastikan jalannya protokol kesehatan.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menyampaikan penyelenggaraan Pembejaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Masa PPKM mengacu pada SKB Empat Menteri.

Berdasarkan pendapatnya, tenaga pendidik yang telah divakin sebanyak 55 % tahap 1 dan 36 % vaksin lengkap.

Baca Juga  Jenazah Perempuan Warga Saribuana Toili Ditemukan Membusuk di Desa Kagitakan Lamala

“Vaksinasi di sekolah madrahsyah baru sekitar 395 ribu dari sekitar 900 ribu guru, kemudian santri baru sekitar 10 persen dari total santri yang ada, diperguruan tinggi malah mahasiswa itu baru 152 ribu mahasiswa yang divaksin dari sekitar 900 ribu total mahasiswa yang ada diperguruan tinggi dibawah Kementerian Agama,”lapor Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menuturkan Pembejaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Masa PPKM perlu diberikan peluang.

“SKB Empat Menteri dapat disosialisasikan kembali kepada rekan-rekan kepala dinas di daerah untuk disampaikan ke Satuan Pendidikan termasuk Keagamaan,”saran Mendagri.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura sangat mendukung Surat Keputusan Empat Menteri mengenai Pembejaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Masa PPKM.

Baca Juga  Antusias Warga Pisou Sambut Hadirnya Waserda Anunto

“pemerintah jangan terlalu ketat agar anak-anak kita dapat mendapatkan pendidikan yang terbaik di sekolah untuk masa depannya,”ucapnya.

Ia pun akan segera menindaklanjuti arahan Menko Marves menyurati Bupati/Walikota agar membuka kembali sekolah Pembejaran Tatap Muka kecuali yang level IV PPKM.

Turut mendampingi gubernur diruangan Video Converance Kantor Gubernur Sulteng : Kadis Kesehatan Prov. Sulteng, Kadis Dikbud Prov. Sulteng, Kalak BPBD Prov. Sulteng, Plt. Karo Adpim, Jubir Pusdatina COVID-19. **

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *