banner 728x250

Perpustakaan Montunggulian Desa Mansamat,B Dapat Bantuan Buku Dari Perpustakaan Nasional

  • Bagikan

Reporter : Arman L

KABAR LUWUK, BANGGAI – Perpustakaan Montunggulian Desa Mansamat.B, Kecamatan Tinangkung Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, mendapat bantuan dari perpustakaan Nasional sebanyak 350 judul buku dan 700 examplar, bantuan bertujuan untuk mencerdaskan regenerasi masyarakat mansamat.B,Selasa 7/9/2021.

Kades Mansamat, B, Rawi Moidady menyampaikan kepada media kabar Luwuk, bahwa Desa Mansamat B adalah salah satu Desa yang mendapat bantuan buku, sedangkan untuk Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri dalam tahun 2021 ada 5 Desa yang langsung mendapatkan bantuan penerima manfaat TPBIS dari Perpustakaan Nasional. Ungkap Kades.

Bantuan Buku untuk perpustakaan Desa Mansamat B dari Perpustakaan Nasional

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Pembelajaran Sepanjang Hayat, serta Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan pada Pasal 2 menyebutkan bahwa Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran dan kemitraan.

Baca Juga  Vaksinasi AKABRI 96 Menyentuh Kaum Disabilitas

Olehnya itu Perpustakaan mengemban amanah sebagai tempat pembelajaran dan kemitraan yang dikelola secara profesional dan terbuka bagi kalangan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan dapat diukur capaian kinerja bagi kesejahteraan masyarakat. Pembelajaran sepanjang hayat merupakan kata kunci dalam pengembangan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.Terangnya.

“Perpustakaan dapat mengambil peran bukan hanya sebagai pusat informasi, lebih dari itu perpustakaan dapat bertransformasi menjadi tempat dalam pengembangan diri masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Jelas Kades

Selanjutnya, Literasi mempunyai peranan penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, dan perpustakaan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan literasi masyarakat. Litersi merupakan hak dan memberikan manfaat yang nyata, yang didapat melalui pendidikan sekolah maupun program adult literacy (literasi untuk orang dewasa). Program ini menghasilkan manfaat yang melampui hasil dari pendidikan di sekolah.

Baca Juga  Mio vs CBR 150 di Desa Sinorang, Dua Korban Meninggal di Tempat

Sehingga dengan mekanisme pembiayaan yang sama efektifnya dengan pendidikan utama di sekolah, dan Perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat menyediakan informasi dan fasilitas belajar yang berperan penting mendorong peningkatan literasi masyarakat, Tutup Rawi Moidady. ( ARM/KL).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *