banner 728x250

Sekretaris Kabupaten Wakili Bupati Banggai, Rakorda TPID Secara Virtual

  • Bagikan

Sekab Wakili Bupati Banggai, Rakorda TPID Secara Virtual

KABAR LUWUK, BANGGAI – Mewakili Bupati Banggai, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ir. Abdullah, M.Si, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah.

Rakorda pengendalian inflasi tahun 2021 ini mengusung tema “Pengamanan ketersediaan pasokan pangan dan optimalisasi penyerapan kredit usaha rakyat (KUR)”.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, yang dihadiri oleh Seluruh Bupati/Wali Kota Se-Provinsi Sulawesi Tengah, Kabag Ekonomi Se Kabupaten/Kota Provinsi Sulteng, dan Seluruh Anggota TPID Se Provinsi Sulteng secara Virtual.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pengembangan Kawasan Wilayah Setda Banggai Drs. Djayadin, MM, Para Pimpinan OPD, Kepala Badan Statistik, Kepala Perum Bulog, Kepala Cabang Bank BRI, BNI, Mandiri, dan Kabag Prokopim bersama staf.

Baca Juga  Gubernur Sulteng Rakor Virtual Bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi R I

Gubernur Sulawesi Tengah selaku Ketua TPID dalam hal ini diwakili oleh Wakilnya Ma’mun Amir dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa dalam rangka melaksanakan koordinasi terkait ketersediaan pasokan pangan serta keterjangkauan harga dan optimalisasi Penyerapan kredit usaha rakyat (KUR) di masa Pandemi Covid -19 di Provinsi Sulteng yang merupakan salah satu cara dalam rangka pemulihan ekonomi di Provinsi Sulteng, tutur Ma’mun Amir.

“Kepada seluruh OPD sebagai anggota TPID untuk bersungguh-sungguh bekerja sama dan bekerja keras sesuai dengan tugas pokok masing-masing, melalui langkah-langkah strategi dalam rangka memperbaiki kembali perekonomian Provinsi Sulteng demi memenuhi cita-cita Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju”, terangnya.

Baca Juga  Lima Biro Pemerintah Provinsi serahkan Arsip Statis

Mewakili Bupati Banggai, Ir. Abdullah menyampaikan ketersediaan pangan (beras) Kab. Banggai terpantau stabil dan cukup untuk masyarakat Kabupaten Banggai sampai dengan 3 bulan kedepan.

“Sejak pandemi Covid-19 sekitar bulan Maret sampai dengan Agustus 2021 ketersedian pangan dan harga 11 komoditi di Kab. Banggai stabil. Serta stok Beras yang ada sejumlah 1.528,76 Ton. Sedangkan kebutuhan masyarakat Kabupataen Banggai yakni sekitar 791,3 ton stok beras. Artinya stok pangan di daerah kabupaten Banggai masih cukup untuk 3 bulan kedepan” terangnya.

Lebih lanjut Sekda Abdullah menjelaskan “Sementara untuk bulan Juli dan Agustus terdapat panen padi seluas 305 Ha. Sementara untuk bahan pangan lainnya di kab. Banggai tetap stabil kecuali bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan” tuturnya.

Baca Juga  Rivaldy Bocah Penjaja Kue Taat Mengedepankan Protokol Kesehatan

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Abdullah mengatakan bahwa KUR (Kredit Usaha Rakyat) di Kabupaten Banggai untuk bank BRI sudah tembus 199 Milyar lebih yang mana tersentuh untuk sektor perdagangan, pertanian, kelautan, dan lain-lain. Selanjutnya Bank Mandiri telah melakukan KUR untuk sektor perdagangan, dan sektor jasa lainnya sebesar 136 Milyar. Selanjutnya untuk bank BNI KUR telah disalurkan sebesar 109 Milyar yang rata-rata di kondisikan untuk sektor pertambangan, nelayan, dan Bengkel.

“Mohon bantuan dan arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulteng untuk memberi pengarahan terkait pengendalian inflasi di daerah ini, agar apa yg menjadi tujuan kita bersama dapat terkendali dengan baik” tutupnya.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *