banner 728x250

Tabrakan Ambulan Vs Motor

  • Bagikan

Penulis : Imam Muslik (Jurnalis )

KABAR LUWUK, BANGGAI – Kecelakaan Lalu Lintas tabrakan antara Mobil ambulan milik puskesmas Toili Vs Motor terjadi pada pukul 12.00 Wita dijalan pertigaan Moh. Hatta, Kelurahan Simpong , Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu 4/8/2021.

Sopir Ambulan Puskesmas Toili, Lucky menjelaskan mobil yang saya kemudi melaju dari arah Toili setibanya dipertigaan Jl. Muh Hatta Kelurahan Simpong , dengan seketika tidak melihat ada motor melaju dari arah kota Luwuk,guna mencegah tabrakan dari depan, mobil langsung saya injak rem untuk menghindari, tetapi tabrakan tetap terjadi dengan samping depan bamper mobil sempat mengenai sehingga terjadi kerusakan, motorpun hancur bagian samping. Ungkap sopir Ambulan.

” Menurut Lucky tidak sempat melakukan pertolongan kepada korban, dan secara spontan masyarakat yang menyaksikan langsung membawanya ke puskesmas terdekat yakni puskesmas simpong untuk mendapatkan pertolongan, saya selaku sopir Ambulan langsung membawa pasien gawat yang ada di mobil untuk dirujuk ke RSUD Luwuk , sehingga sebagai bentuk tanggung jawab saya bersama dokter dan perawat langsung melapor ke Satuan lalulintas depan Mall kota Luwuk,” terang Lucky .

Baca Juga  Pamit Panen Kelapa, Petani Asal Moilong Ditemukan Meninggal di Kebun Miliknya

Sementara Kepala Puskesmas Toili,. Kumbara SKM,membenarkan tentang adanya kejadian tabrakan mobil ambulan yang dikemudikan sdr Lucky, awal cerita menjelaskan bahwa mobilnyang berangkat dari Toili berjumlah tiga yang terdiri dari mobil ambulan yang pertama membawa pasien yang sudah meninggal, sedangkan mobil ambulan ke dua membawa pasien covid yang sudah tidak sadar ke RSUD Luwuk, dan satu mobil avansa mobil pribadi membawa pasien covid ke rumah penitipan pasien covid. jelas Kumbara SKM.

” Dengan adanya informasi mobil ambulan yang dikemudikan lucky telah menabrak motor dikarenakan mobil ambulan melawan arus dengan seketika terjadi tabrakan, dan korban langsung dibawa ke puskesmas simpong, sehingga mengenai biaya perawatan pihak puskesmas masih membebankan kepada sopir ambulan, sehingga dalam kondisi saat ini pihak puskesmas selaku pengguna mobil ambulan tetap melakukan koordinasi kepada Korban Untuk langkah selanjutnya dan biar bagaimanapun tetap menjadi tanggung jawab pihak puskesmas Toili setelah ada pertanggung jawaban dari sopir Ambulan. ” Ujar kepala puskesmas.

Baca Juga  Antusias Warga Pisou Sambut Hadirnya Waserda Anunto

Ditempat terpisah Kasatlantas polres Banggai, AKP. Dewa Made Arda saat dikonfirmasi lewat Handphone mengatakan bahwa kecelakaan mobil ambulan yang melawan arus,sudah tentu menyalahi aturan sesuai dengan UU lalulintas, apalagi jalur yang dilewati sangat padat kendaraan. Ujar mantan Kasatlantas Toli-toli.

” Lanjut Kasatlantas juga menyampaikan bahwa mobil ambulan dimanapun lewat kalau sudah menyalakan sirene, tentu tetap diberikan jalan dan tidak perlu menerobos jalur padat berbahaya seperti halnya yang terjadi dipertigaan jalan Moh.Hatta Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan,” Terang Dewa Made.

Saat ini permasalahan tabrakan antara sopir ambulan dan Motor sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semuanya sudah dianggap selesai dan mengenai biaya Perawatan akan ditangung sepenuhnya berdasarkan penuturan sopir ambulan dihadapan petugas satlantas polres Banggai. Tutupnya. ** ( IM).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *