banner 728x250

Polisi Belum Periksa Kasus Pembunuhan di Bonepuso, dan Pelaku Terpapar Covid 19

  • Bagikan

“Menunggu Pelaku Sembuh”

KABAR LUWUK, BANGKEP – Kasus pembunuhan di Desa Bonepuso, Kecamatan Bulagi Selatan sampai hari ini belum ada kepastian motif dari pembunuhan oleh kepala keluarga itu sendiri yang telah membunuh istri dan cucunya Serta nenek tetangga pelaku. Minggu 12/9/2021.

Setelah awak media mencoba menghubungi Kasat Reskrim yang akrab di sapa Bobby, dari pihak polres belum bisa memberikan keterangan terkait motif dari pembunuhan, walaupun ada beberapa keterangan saksi dari warga, kami dari pihak polres harus mendengarkan langsung dari pelaku, itu yang terpenting, guna mengetahui apa penyebab pembunuhan itu ,kami Belum bisa memberikan kesimpulan karena pelaku sampai hari ini belum bisa di konfirmasi.ungkap Kasat Reskrim.

Baca Juga  Bom Ikan Meledak Dihadapan Bupati Balut, Pelaku Ditangkap Polsus Kelautan Pangkalan PSDKP Bitung

“Pelaku saat ini masih di rawat di rumah sakit akibat luka di leher, akibat percobaan bunuh diri , sehingga pelaku susah bicara akibat luka yang di deritanya,bahkan pelaku sampai hari ini susah makan.” jelas Bobby.

Lanjut pelaku pembunuhan di Desa Bonepuso Kecamatan Bulagi Selatan, saat ini juga pelaku terpapar virus covid 19, berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit.Tutup Kasat.

Hal tersebut dibenarkan oleh direktur rumah sakit, Dr. Andi Fatriani Patsyar M.Kes, dalam keterangannya, membenarkan bahwa pelaku pembunuhan di Desa Bonepuso sementara ini ada dalam penangan pihak rumah sakit sebagai bentuk tanggungjawab pelayanan mendasar bagi pasien (sementara kami masih rawat di RSUD).

Baca Juga  Pasca Ali Kalora dan Jaka Ramadhan tewas, Polisi revisi DPO teroris Poso

“Direktur rumah sakit, rencananya dari awal pelaku masuk, pihak rumah sakit mau melakukan tindakan operasi, tetapi hanya belum ada persetujuan dari pihak keluarga,”ungkap Dr.Andi Fatriani.

Sehingga pasien pelaku pembunuhan akan dirujuk lanjut ke Rumah sakit Luwuk, akan tetapi pada tanggal (12/9/2021), pihak Polres dan pihak Rumah sakit mendapatkan informasi kalau pihak keluarga menolak untuk dirujuk ke Luwuk.jelas direktur Rumah sakit.( Arm/KL)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *