banner 728x250

Wagub Sulteng, Pesan Kepada Kepala Sekolah Tidak Ada Yang Bermain Proyek

  • Bagikan

“Di sampaikan saat melakukan Kunjungan ke Beberapa Sekolah SMU/SMK”

KABAR LUWUK, BANGGAI – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Mamun Amir, memberikan arahan peningkatan kwalitas Pendidikan kepada Kepala Sekolah SMU/SMK Wilayah Banggai , Rabu, 6 Oktober 2021.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Mamun Amir , menyampaikan bahwa Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur bahwa peningkatan kwalitas pendidikan melalui pendidikan Vokasi dan Pendidikan gratis. sehingga tidak ada alasan kedepan anak anak tidak ada yang putus sekolah karena alasan pendidikan.

Sehingga Pendidikan gratis tahun 2022 Sudah harus d ilaksanakan dengan baik olehnya Surat Keputusan Gubernur tentang Sumbangan pendidikan akan dicabut sehingga tahun 2022, sudah tidak ada pungutan lagi dan akan dialokasikan anggaran biaya alokasi honor guru honorer, Saat ini kita mendengar bersama hasil laporan Kepala Sekolah Saat ini sudah tidak lakukan pungutan lagi untuk biaya sumbangan pendidikan bagi anak Sekolah , kalau hari ini sudah tidak dilakukan pungutan berarti kebutuhan operasional sekolah tercukupi melalui dana BOS Sekolah. Ungkap Wagub.

“Wakil Gubernur juga meminta mulai tahun 2022 tidak ada lagi Kepala Sekolah yang melakukan proyek , Kepala Sekolah harus fokus untuk memperhatikan kwalitas Pendidikan fokus kepala sekolah adalah meningkatkan kwalitas anak didik yang siap menyongsong kebutuhan angkatan kerja atau anak didik yang siap bersaing untuk menyongsong pendidikan yang lebih tinggi.” Terang Wagub.

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah akan membentuk pendidikan Vokasi untuk mempersiapkan anak anak kita untuk kesiapan angkatan kerja di wilayah Sulawesi Tengah sehingga wakil Gubernur menyampaikan harapannya kedepan kepala sekolah tidak tidak lagi mengurus proyek.

Prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengaj kedepan adalah meningkatkan kwalitas Infrastruktur Daerah sehingga program 100M/Tahun/Kabupaten, menjadi solusi untuk meningkatkan pembangunan daerah, Pengentasan Kemiskinan dan pengurangan pengangguran , sehingga pembagian porsi pembangunan di setiap daerah harus dilakukan pemerataan melalui program 100 M/Tahun /Kabupaten dan Kota
Berkaitan dengan penataan Aset Wakil Gubernur menyampaikan agar seluruh tanah lokasi Sekolah harus segera disertifikatkan hal ini juga untuk melaksanakan rekomendasi KPK tentang penataan Aset Daerah.

Selanjutnya Prioritas kita kedepan sesuai Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur adalah mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk mempersiapkan Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga untuk itu infrastruktur jalan untuk distribusi hasil produksi menuju Ibu Kota negara baru harus disiapkan.
Wakil Gubernur menyampaikan untuk mewujudkan program prioritas tersebut kedepan alokasi Belanja perjalanan dinas harus dilakukan Efesiensi dan Efektifitas dan belanja kegiatan yang sifatnya seremonial , harapan saya ada tiga yang harus kita laksanakan dalam melaksanakan APBD, Efesien dan Efektif , Kalau Tembak Burung tidak usah pakai meriam, jangan Nikmat membawa sengsara harus sengsara membawa nikmat , kalau kita mau berhasil pasti kita berusaha , kalau kita berusaha pastilah kita berhasil.

Diakhir arahan Gubernur kepada Kepala Sekolah , ke depan saya minta kepala Sekolah jangan lagi mengurus proyek biarlah pengelolaan proyek melalui Sistem yang akan dibentuk , sehingga kepala sekolah fokus untuk meningkatkan Kwalitas pendidikan dan kwalitas keluaran anak didik untuk bisa bersaing pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi .
Diakhir arahan Wakil Gubernur terkait dengan penataan aset dan pengelolaan aset , ke depan kalau ada hasil temuan yang berulang – ulang baik dari Inspektorat dan BPK maka pengelola aset dan atasannya akan dilakukan evaluasi dan kita ganti ini menjadi kesepakatan kita, harapan kita ke depan hasil Audit baik BPK dan Inspektorat harus lebih baik dari sebelumnya . Tutupnya. { IM}

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *