< IMIP

Danrem 132/Tadulako Tinjau Langsung Bencana Banjir Bandang di Desa Lengkeka, Poso

KABAR LUWUK, – Komandan Korem 132/Tadulako Kolonel Agus Sasmita, turun langsung meninjau tempat terjadinya bencana bandang di Desa Lengkeka Lembah Kecamatan Lore Barat, Kabupaten . Kamis (05/3/2020). Pada kesempatan itu, Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita beserta pejabat utama dan personel jajaran Korem 132/Tdl melaksanakan bhakti sosial untuk korban bandang.

“Bapak Danrem bersama pejabat utama langsung memimpin bhakti sosial di wilayah itu, berangkat tadi pagi,” kata Kapenrem 132/Tdl Kapten Inf Jayadi, melalui Penerangan Korem 132/Tdl.

Kapenrem 132/Tadulako Kapten Ahmad Jayadi  menambahkan Danrem bersama rombongan telah berada di lokasi sejak kemarin malam. untuk meninjau langsung bencana bandang.

“Kita bersama rombongan Danrem berangkat jam 11.00 wita, dengan membawa perlengkapan tenda, alat dapur umum, logistik tim Kesehatan,” kata Kapenrem 132/Tadulako Kapten A Jayadi.

Saat ini kata Ahmad Jayadi, sejumlah bantuan bahan makanan serta kebutuhan lainnya sudah mulai dipasok ke desa itu. Bahkan saat ini tenda berupa dapur umum telah berdiri dan melayani makan ratusan warga serta anggota TNI dan unsur yang terlibat membantu lainnya.

“Kami berterimakasih kepada TNI AD melalui Danrem yang telah bergerak cepat membantu kami di desa ini,” kata salah seorang warga.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang melanda Desa Lengkeka Lembah, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten , Sulawesi Tengah, mengakibatkan sejumlah rumah di wilayah itu terendam banjir disertai lumpur..

Banjir yang membawa serta material berupa lumpur, kayu dan bebatuan itu merusak apa saja yang dilalui.  Bangunan dan kendaraan roda dua bahkan terangkat karena terdorong batu, kayu dan lumpur. Bahkan dikabarkan satu orang warga Desa Lengkeka dilaporkan meninggal dunia saat banjir melanda Desa mereka. Satu korban tersebut, saat ini masih dalam upaya pencarian. (Penrem_132)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *