banner 728x250

Kemanakah KM.Tiga Putri Hanyut?

  • Bagikan

“Curhat ABK Sebelum Hilang Kontak, Kemungkinan Kapal Hanyut ke Wilayah Gorontalo atau Filipina”

Penulis : Imam Muslik ( Jurnalis )

, -Tragedi yang menimpa KM. Tiga Putri yang dilaporkan hilang sejak tanggal 5 September 2021, dan mengalami kerusakan mesin saat perjalanan rute dari Taliabu menuju Luwuk menyita perhatian banyak pihak. Upaya pencarian oleh Tim Gabungan SAR hingga hari ke tiga ini belum membuahkan hasil. Pertanyaan besar saat ini kemana kapal bermuatan hasil bumi dan barang campuran itu hanyut dan bagaimana nasib para ABKnya.

KM. Tiga Putri sesuai Data yang diperoleh nama para penumpang dalam KM Tiga Putri itu yakni La Inda ( Juragang / Nakhoda ), Ali Saparuddin (KKM), La Tere (Abk), Hanudin (Abk), La budi (Abk) Erwin (Abk), Petrus (Abk) dan Dedy (Abk). Dijelaskan pula KM Tiga Putri merupakan kapal dengn bobot 67 GT berwarna putih biru dengan muatan sekira 50 ton barang campuran.

Satu ABK bernama Petrus alias Can pernah menghubungi salah satu rekannya di Luwuk pada tanggal 5 September 2021 Jam 12.01 Wita, rekan di Luwuk itu mengundang kerumah untuk makan siang, tetapi dijawab ABK untuk minta diisikan pulsa data dan pulsa telepon saja dengan data
“Nanti setelah tiba diluwuk uangnya diganti.” Ungkap salah satu rekan yang dihubungi Can dan tidak mau disebutkan namanya.

“Selanjutnya rekan ABK bergegas untuk mengisikan pulsa dan firasat bahwa kapal tersebut sudah mengalami kerusakan, setelah mendapat informasi bahwa kapal rusak mesin pada pukul 17.31 wita, berdasarkan informasi via Whatshap yang dikirim oleh ABK Petrus.” Jelasnya.

Dan setelah diisikan pulsa oleh rekan yang di Luwuk sempat melakukan kontak telepon untuk menghubungi Basarnas dan menanyakan posisi, setelah itu dijawab ABK sudah tidak tahu berada dimana, jelas rekannya.

“Kapal KM. Tiga Putri menurut perbincangan kalau hanyut tinggal ikut angin dan posisi diperkirakan antara Pilipina atau Gorontalo,hingga pada tanggal 6 September 2021 sudah tidak ada kontak lagi dan tidak bisa dihubungi.” Terangnya.

Dan semua keluarga sangat mengharapkan pemerintah untuk dapat menemukan awak kapal dan seluruh ABK. KM. Tiga Putri yang hanyut dalam kondisi mati mesin sejak tanggal 6 September 2021. Hingga saat ini belum ada titik terang keberadaan kapal dan dengan harapan bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Ujar rekan ABK.*( IM).

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *