banner 728x250

Ketua TP PKK Provinsi  Sulteng Tanam Mangrove di Kabonga, Kecamatan Banawa Donggala

  • Bagikan

, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Moh Sadly Lesnusa S.Sos, M.Si didampingi TP. PKK Dr. Hj. Vera Rompas, S.Sos, M.Si, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Pusat Nana Safriati Safrizal, ZA, S.Si, M.Si serta pejabat terkait lainnya melakukan penanaman dalam rangka pencanangan gerakan sejuta mangrove, bertempat di Kelurahan Kabonga, Kabupaten , Kamis 4 November 2021.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Moh. Sadly Lesnusa S.Sos, M.Si menegaskan penanaman mangrove dilaksanakan untuk mengembalikan ekosistem laut yang merupakan salah satu ekosistem yang produktif bagi kehidupan seperti terumbu karang yang menjadi daerah perlindungan dan perkembangan biota laut yang sangat beragam seperti ikan, kepiting, udang dan lainnya.

Kelestarian ekosistem laut lanjut gubernur, harus senantiasa dijaga jangan sampai punah karena salah satu warisan yang paling berharga dan manfaat yang sangat luar biasa. “Perlu kita sadari bahwa kebiasaan dalam keseharian warga yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove  perlu kita cegah, saya berharap masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dapat turut menjaga keasrian lingkungan yang merupakan salah satu sumber kekayaan,” sebut gubernur.

Lebih lanjut dikatakannya, penanaman pohon mangrove merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap bumi karena menanam mangrove menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT, hutan mangrove bisa menyimpan karbon serta sebagai mitigasi bencana seperti erosi abrasi air laut dan tsunami apalagi Sulawesi Tengah pernah tertimpa bencana gempa bumi dan tsunami di tahun 2018.

“Olehnya, saya memberikan apresiasi terhadap organisasi TP. PKK Provinsi yang dipimpin langsung oleh ibu Dr. Vera Rompas Matura yang kebetulan hari ini telah memprakarsai kegiatan penanaman mangrove, dan Alhamdulillah gerakan seperti ini tentunya membawa berkah bagi pemerintah dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Donggala yang pada akhirnya nanti dapat membangkitkan aktivitas dan menumbuhkan optimisme ekonomi masyarakat di sekitar hutan mangrove,” sebut gubernur dalam sambutannya.

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *