banner 728x250

Luar Biasa “RSUD Luwuk Ciptakan Inovasi Seniman Plus”

  • Bagikan

Penulis  : Imam Muslik ( Jurnalis )

, –  Rumah Sakit Umum Daerah  Kabupaten , telah menciptkan terobosan baru dengan mengeluarkan Inovasi  Seniman Plus kepanjangan dari Senam ibu hamil, inisiasi menyusui dini atau ASi eklusif, pemberian makanan tambahan dan Ambulance gratis bagi pasien yang terdiagnosa gizi buruk.

Direktur RSUD dr. Yusran Kasim, ME saat ditemui awak media kabarluwuk di ruang kerjanya, Rabu 01/9/2021 menerankan bahwa Inovasi ini muncul ketika dirilis riskesdas 2018 menunjukkan bahwa jumlah balita stunting di kabupaten mencapai 31,2 % atau diatas angka rata-rata nasional 30,8% ,Stunting merupakan kekurangan gizi kronik sehingga penting dilakukan pencegahan sedini untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Ungkap dr. Yusran

Olehnya mengingat  Rumah sakit umum Kabupaten Banggai adalah satu satunya tempat rujukan kasus ibu /anak di Kabupaten Banggai, dan penurunan stunting merupakan mayor project pemerintah. Sehingga RSUD mengambil bagian penting dalam rangka pencegahan dan penanganan balita stunting dengan intervensi sejak dini dalam kandungan melalui pelayanan senam ibu hamil, penerapan inisiasi menyusui dini /Aksi Eklusif dan KIE yang terkait dengan gizi pada anak dan ibu hamil.

Awal mula inovasi ini diberi nama inovasi seniman, yang dibentuk di awal tahun 2018, namun berubah nama menjadi seniman plus sejak tahun 2019  dimana intervensi yang dilakukan bertambah dengan menfasilitasi pasien pulang dengan ambulance gratis yang standbay selama 24 jam dan dapat menghubungi Call center rumah sakit atau tim inovasi RSUD serta pemberian goodybag makanan tambahan bagi pasien yang terdiagnosa gizi buruk.  Jelas direktur.

Selanjutnya kata dr, yusran khusus untuk pelayanan senam hamil di poliklinik sejak adanya pandemi Covid 19 ditiadakan sementara, tetapi ibu hamil diberi edukasi untuk tetap senam hamil di rumah melalui video yang diberikan oleh petugas. Disamping itu pelaksanaan inovasi melibatkan semua tenaga dokter, perawat/bidan  khususnya yang berada di ruang lokus intervensi Poli KIA/Kandungan, Ponek/kamar bersalin, ruang perawatan nifas, perinatology dan ruang perawatan anak) promosi kesehatan, ahli gizi, pihak manajemen rumah sakit yang terkait juga koordinasi langsung OPD  yakni Dinas Kesehatan untuk intervensi dan follow up selanjutnya setelah pasien pulang.

“ Kami memberikan inovasi ini memberikan dampak yang baik terhadap kepuasan masyarakat khsususnya ruang lokus pelayanan di Poliklinik , kamar bersalin , perawatan nifas dan perawatan anak semuanya tidak dipungut biaya gratis.”  Terang dr, Yusran.

Lanjut, setelah implementasi inovasi Seniman Plus cakupan ibu hamil bersalin dilakukan IMD dan penerapan ASI  Eklusif di ruang kamar bersalin dan perawatan nifas meningkat signifikan hingga mencapai 85% dari total jumlah ibu bersalin di tahun 2020, cakupan layanan untuk KIE senam hamil 100% dati total kunjungan ibu hamil yang dating memeriksakan diri di poliklinik , masyarakat kurang mamu pun semakin banyak yang terlayani , dari total jumlah anak gizi buruk yang dirawat pada tahun 2020 diruang perawatan anak 98% dibantu denagn ambulance gratis serta pemberian makanan tambahan pada masa pemulihan dirumah.

Pasalnya berdasarkan hasil survey kepuasan masyarakat dengan jumlah responden sebanyak 378 orang pengguna layanan , menyatakan bahwa terjadi peningkatan nilai indeks khususnya dari sisi pelayanan Rumah Sakit yaitu 74,87 % pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 77,64 % pada tahun 2021.

Dr, Yusran juga menjelaskan bahwa dari dua inovasi RSUD Banggai yang diusulkan dan masuk dalam penilaian IGA  ( Inovative Government Award )  yang lolos dalam penilaian adalah Inovasi Seniman Plus, sehingga harapan dr. yusran selaku direktur tentu sangat mengharapkan dan bantuan doa semua pegawai, terlebih khusus  masyarakat yang ada di kabupaten  Banggai agar sama – sama mendukung program pemerintah Kabupaten Banggai untuk bersama menjalankan Visi dan Misi Bupati Banggai, dan dengan dikeluarkan Inovasi ini tentunya sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan kepada seluruh warga terutama untuk ibu hamil, selain itu juga inovasi seniman plus membantu ibu hamil dalam memberikan asupan gizi lengkap , sehingga dapat mengurangi angka stunting. Tutup direktur,(IM ).

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan