banner 728x250

Pastikan Standarisasi Calon FKTP, BPJS Kesehatan Luwuk Lakukan Kredensialing

  • Bagikan

Ambo Asse Muh. Ali selaku Kepala mengungkapkan, besar harapannya agar dapat bekerjasama dengan Kesehatan dalam melayani peserta .

, Jamkesnews — Sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), terus berupaya memastikan pelayanan prima kepada peserta JKN-KIS. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pada setiap fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Kredensialing merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon fasilitas kesehatan (faskes) yang ingin melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sebagai tindaklanjut permohonan kerja sama oleh Dinas Kesehatan terkait Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Tanjung Harapan, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk melakukan kredensialing ke Puskesmas yang berada di daerah Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah,  Jumat (05/11).

Saat ditemui di Puskesmas Tanjung Harapan, Ambo Asse Muh. Ali selaku Kepala Puskesmas Tanjung Harapan mengungkapkan, besar harapannya agar dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam melayani peserta JKN-KIS.

“Kami sangat ingin membantu masyarakat sekitar untuk berobat, karena jarak ke Puskesmas lain sangat jauh dan harus ditempuh dengan perahu ke pulau seberang. Selama ini sudah banyak masyarakat yang berobat umum bertanya kapan bisa berobat menggunakan Program JKN-KIS di Puskesmas ini,” ungkap Ambo.

Ambo juga menambahkan, saat ini pihaknya masih melengkapi sarana dan prasarana guna menunjang pelayanan kepada peserta, semua kebutuhan sarana dan prasarana telah diajukan dan Dinas Kesehatan sudah dalam tahap pengadaan.

“Mudah-mudahan dalam bulan depan semua sarana dan prasarana yang kita butuhkan sudah tersedia di sini, mengingat untuk pengiriman dari Bungku ibu kota Kabupaten Morowali ke sini juga membutuhkan waktu yang cukup lama, karena keterbatasan sarana transportasi ke Puskesmas ini,” tambah Ambo.

Pada kesempatan yang lain, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer (PMP) Umrah Alimin menjelaskan, kredensialing ini sendiri merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengkualifikasi fasilitas kesehatan yang telah mengajukan permohonan kerja sama kepada BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan tetap akan melakukan pengecekan secara keseluruhan terhadap calon faskes yang ingin berkerjasama dalam melayani peserta JKN-KIS, pengecekan tersebut meliputi kelengkapan alat medis maupun ketersedianya dokter,” terang Umrah.

Umrah berharap dengan semakin banyaknya faskes yang mengajukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, semakin baik pula pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. (as/pa)

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *