banner 728x250

Pesan Bupati Banggai ” Jangan Ada Bantuan Pemerintah Diperjual Belikan “

  • Bagikan

, – Bupati Ir. H. Amirudin, melakukan panen perdana cabe merah dan tomat kegiatan pertanian keluarga (Family Farming), yang bertempat di Desa Lumpoknyo Kecamatan Keles.

Terwujudnya maju mandiri dan sejahtera berbasis kearifan lokal merupakan Visi Pemerintah Kabupaten , yang dituangkan dalam enam Misi, diantaranya

  • menciptakan kemandirian ekonomi, yang produktif dan berdaya saing, melalui pemanfaatan tekhnologi,
  • Meningkatkan Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang berbasis lingkungan.

Kegiatan panen raya tomat dan cabe merah ini merupakan output dari program pemerintah yang dialokasikan untuk Bantuan ketahanan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulteng.
Bantuan Program Family Farming Atau (Pertanian Keluarga) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merupakan program yang berkesesuaian dengan Misi Pemerintah Kab. Banggai.
Ada dua Kelompok Tani sebagai penerima manfaat dari program ini diantaranya:
Kelompok Kembang Tani Desa Lumpoknyo (20 Orang) dan Kelompok Cahaya Tani Desa Salodik (20 Orang).

Adapun maksud dan tujuan program Family Farming ini yaitu :
-Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan keluarga petani.

  • Mengentaskan Daerah Rawan Pangan
  • Meningkatkan Pendapatan keluarga Petani.
    Bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi bekerjasama dengan Pemerintah Kab. Banggai diantaranya Belanja Bibit Tanaman/ternak, belanja obat obatan pertanian, Pupuk, dan sarana Infrastruktur pertanian.

Bupati Banggai, mengatakan rasa senangnya dan bangganya terhadap kelompok tani Desa Lumpoknyo dan salodik atas hasil yang di capai. “Saya sangat senang dan bangga, terhadap kelompok tani dua desa ini, hari ini kita bisa panen Cabe merah dan tomat perdana, Panen perdana ini jadikan motivasi untuk lebih baik lagi kedepan, agar program yang pemerintah alokasikan betul betul membawa asas manfaat yang baik bagi petani, minimal untuk keluarga, perihal tekhnis yang telah disampaikan dan disosialisasikan oleh Para PPL kita itu harus diterapkan dalam pengelolaan dan manajemen Pertanian, sehingga bisa lebih maksimal lagi kedepan.” Kata Bupati.

“Saya berharap untuk Desa Lumpoknyo dan Salodik Kedepan kita mendorong dibentuknya Bumdes, selain Pemasaran, Pemerintah juga akan dorong bantuan 500 juta untuk Bumdes apabila berkembang baik dan terkelola secara Profesional, Pemerintah juga akan mendorong Kredit KUR di BRI untuk Petani Kelompok Desa Lumpoknyo dan Salodik ini, apabila berminat Untuk KUR Saya Akan Fasilitasi, untuk mengembangkan Usaha ini” Ucap Bupati.

“Kami juga saat ini telah melakukan Koordinasi di kementerian Terkait mengenai Penambahan Dana Bagi Hasil Untuk Kabupaten Banggai, hal ini kami lakukan untuk memudahkan Daerah dalam pembangunan Infrastruktur kedepan, Suatu waktu Sumberdaya Migas kita habis, kita telah membangun Infrastrtuktur penopang lainnya, misalnya kemandirian pangan, Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Pariwisata, Jalan, dan lain lain, kita punya komoditi, ini yang kita kembangkan, sehingga daerah Kab. Banggai Bisa Mandiri, tidak hanya bergantung dengan Dana Bagi Hasil Migas, Insya Allah kami bersama TIM akan mengawal ini kedepan, untuk kepentingan Masyarakat Kabupaten Banggai” Tambah Bupati.

“Saya juga berharap kepada Dinas ketahanan Pangan, PPL Dinas, dan Juga Dinas Ketahan Pangan Provinsi, agar benar benar disosialisasikan dengan baik perihal tekhnis pemeliharaan Tanaman kepada kelompok, Tekhnis Pemupukan, Pemberian Obat, Penyemprotan dan tekhnis tekhnis lainnya, agar hasil yang kita harapkan benar benar tercapai dengan baik tepat sasaran,
Kami selaku unsur Pemerintah akan terus mendorong program pengembangan terhadap Komoditi Pertanian, Komoditi Perkebunan, Komoditi Perikanan dan lain lain, sehingga dengan program yang kita kucurkan komoditi komoditi unggul Kabupaten Banggai bisa dikelola dengan baik, mendapatkan support pemerintah dan tentunya dengan Hasil yang memuaskan” Lanjut Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati Banggai berpesan kepada Dinas Ketahanan Pangan khususnya dan kepada seluruh Dinas Tekhnis pada umumnya bahwa seluruh Bantuan yang di alokasikan oleh Pemerintah itu gratis, apabila ada oknum ASN yang memperjualbelikan Bantuan ini kepada kelompok laporkan ke saya, saya akan tindak dengan tegas, banyak laporan ke saya Dinas mempermainkan Bantuan bantuan yang diberikan kepada kelompok misalnya bantuan traktor, itu kelompok harus bayar dlu ke dinas, kemudian bantuan itu di alokasikan, bagi yang tidak bayar tdk dapat bantuan, hal hal seperti ini yang saya sangat tekankan, saya tidak mau hal seperti itu terjadi di Pemerintahan Kami, akan sya tindak tegas apabila saya dapatkan, Tutup Bupati.

Setelah Sambutan Bupati Banggai, kegiatan dilanjutkan dengan Panen Cabe Merah bersama Sebagai simbol Panen raya Cabe merah dan tomat telah dilaksanakan.

Kegiatan itu dihadiri Oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulteng, Staf Khusus BupatI, asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai, Kabag Prokopim, Camat , Kades Lumpoknyo, Kades Desa Salodik, serta Kelompok Tani desa Lumpoknyo, dan Kelompok Tani Desa Salodik.** ( iM).

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan