banner 728x250

Pondok Pesantren Al Murad Mulai Di Bangun

  • Bagikan

, – Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, menghadiri Peletakan batu Pertama Pondok AL – MURAD Yayasan Kurnia Luwuk Sejati,
Jumat, 5/11/2021.

Pelaksanaan peletakan batu pertama tersebut, turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama,
Ka Kemenag, Ketua Yayasan Kurnia Luwuk sejati Hj Suliyanti Murad, Ketua MUI, Pimpinan BUMN, Camat Luwuk, Lurah Keleke, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, anggota Perwis,  Keluarga besar Alm Murad Husein.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Kurnia Luwuk sejati Hj Suliyanti Murad, mengucapkan rasa  syukur, dan berbahagia atas ihktiar pembangunan pasantren tersebut bisa dapat terlaksana. “Atas izin allah tempat ini menjadi saksi atas jawaban kami anak-anak dari almarhum H Murad husein atas Niat beliau membangun Pasantren ini,” tuturnya.

Suliyanti mengaku, membangun pesantren merupakan suatu kerinduan beliau semasa hidupnya. Sehingganya Pesantren tersebut diberikan nama AL -Murad, sebagaimana simbol dedikasi kepada ayahanda tercinta, yang selalu mensuport kegiatan ke agamaan dan kemanusian.

“Mohon doa dari kita semua sehingga pembangunan pesantren ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi penguatan pendidikan ke agamaan di Kabupaten Banggai.

Pimpinan yang juga Pembina Ponpes, Ustd Zainal Abidin Alihamu mengaku bersyukur karena peresmian sekaligus peletakan batu pertama di hari Jumat menjadi suatu keberkahan Pesantren . Al – Murad dalam al quran mempunyai arti keinginan, kemauan cita-cita, dan pantang menyerah.

Semoga pesantren tersebut sebagai cikal bakal membangun generasi anak-anak kita kedepan insha allah menciptakan dai-dai Penceramah serta para mubalik yang handal, mohon doa restunya semoga memberikan cahaya penerangan Kabupaten Banggai kedepan,” pintanya.

Wakil bupati banggai, menyampaikan salam hormat dari Bupati Banggai Amirudin Tamoreka kepada keluarga besar Alm Murad Husein. Karena tidak bisa bersama-sama hadir karena sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama akan menyaksikan peletakan batu pertama Pondok Pesantren AL-MURAD Yayasan Kurnia Luwuk Sejati, ini meruapakan suata hal yang menggembirakan bagi masyarakat Kabupaten Banggai,” ungkapnya.

Lanjutnya, melalui keluarga besar Almarhum Murad Husein, mencetuskan mimpi beliau membangun Pondok Pesantren, ada dua hal nilai dari membangun pesantren, yakni dari keluarga pastinya bernilai Pahala dan untuk Masyarakat insha allah pondok tersebut akan melahirkan dai-dai yang handal di Kabupaten Banggai.

“Olehnya pemerintah memberikan apresiaisi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar alm Murad Husein begitu banyak memberikan konstribusi yang tinggi terhadap Pembangunan didearah Kab banggai.

Diketahui bersama, Almarhum Murad Husein sudah lama berkiprah dalam pembangunan didaerah Kabupaten Banggai, sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan dan bermanfaat bagi masyrakat.

“Semoga dengan lahirnya pesantren AL-MURAD menambah  lembaga pendidikan kabupaten banggai, dan berharap dapat merekrut anak2 daerah menjadi santri di pondok tersebut.

Memberikan nuansa tersendiri bukan saja melahirkan para dai, akan tetapi bisa melahirkan para pemikir untuk daerah ini sehingga dapat berkuntribusi membangun daerah yg kita cintai,” terangnya.

Dan harapan Wabup, Ponpes ini tidak hanya ada di Kota Luwuk, akan tetapi bisa lahir di kecamatan – kecamatan lainya. “Sehingga anak-anak kita yang ada di kabupaten banggai tidak jauh-jauh mengemban ilmu agama keluar daerah,” pungkasnya.

Baca Juga

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *