< IMIP

Pemerintah Salurkan Kompensasi Bagi 650 Penyintas Terorisme

KABAR LUWUK, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan hingga saat ini Pemerintah telah menyalurkan kompensasi bagi 650 orang yang pernah menjadi korban kejahatan atau penyintas terorisme.

“Masih ada separuh atau lebih dari separuh jumlah korban yang perlu segera diproses kompensasinya,” kata Mahfud dalam acara Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban 2022 di Jakarta, Minggu.

Secara keseluruhan, tambahnya, Pemerintah mencatat sebanyak 1.370 korban masa lalu maupun korban pasca-lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana menjadi UU.

Pemerintah telah mengamanatkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme () dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk terus mendukung para penyintas melalui pemenuhan berbagai hak korban.

“Hal itu sebagai wujud kepedulian dan kehadiran negara,” kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Untuk memperkuat dan mengakselerasi komitmen Pemerintah tersebut, pada 16 Juni 2021, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meluncurkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Tahun 2020-2024.

Perpres tersebut untuk memperkuat peran negara dalam mewujudkan hak atas rasa aman bagi warga negara, yang salah satunya mengatur penegakan hukum, perlindungan saksi dan korban, serta penguatan kerangka legislasi nasional.

Pada pilar tersebut terdapat empat aksi utama, yang secara khusus terkait isu perlindungan saksi dan korban terorisme, untuk menjadi tanggung jawab LPSK dan . Oleh karena itu, Mahfud mendorong LPSK dan bersama kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait untuk terus melakukan aksi-aksi RAN PE tersebut.

“Harapannya, agar hak-hak korban bisa dipenuhi secara optimal dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Mahfud MD. (ANTARA)

Oleh : Muhammad Zulfikar

Editor : Fransiska Ninditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sappiamo tutti che replica orologi la replica Rolex ama l'oro e l'acciaio inossidabile 904 L come materiale per i loro prodotti di orologi. L'oro è il lusso di non aver bisogno di dimorare. Come per 904L, viene applicato principalmente replica orologi italia nei settori aerospaziale e fisico della tecnologia di fascia alta in cui sono necessarie alte temperature e resistenza alla corrosione. 904 L è estremamente resistente e altamente fake rolex personalizzabile nelle condizioni più difficili e, di conseguenza, 904L è la scelta migliore per gli orologi di lusso.
Der schnell wachsende Smartwatch-Markt hat tag heuer replica eine Vielzahl von sportorientierten Funktionen und Designs hervorgebracht. Während viele dieser Funktionen für eine Vielzahl von Aktivitäten genutzt werden können, haben Marken auch erhebliche Anstrengungen unternommen, um Smartwatch-Kits zu entwickeln, die auf einzelne Sportarten zugeschnitten sind. Eine neue Generation von Golf Connected replica uhren scheint unvermeidlich, und mit dem Frühling und dem Beginn der Golfsaison hat die Marke ein schlankeres, kraftvolleres, vom Golf inspiriertes Design vorgestellt.